Lima Fakta tentang Penuaan Dini, Ada Dua Faktor Penyebabnya

Lima Fakta tentang Penuaan Dini, Ada Dua Faktor Penyebabnya

Lima Fakta tentang Penuaan Dini, Ada Dua Faktor Penyebabnya

Di lansir dari junglepartyhostal.com, penuaan dini adalah salah satu permasalahan kulit yang di alami oleh banyak perempuan di Indonesia. Untuk mengatasinya, banyak orang yang mulai mendalami informasi terkait skincare antiaging yang cocok untuk mereka.

Di kutip dari Agen Club38, dalam press conference peluncuran ERHA Age Corrector bertema “You’re an #Agemazing Woman” pada Rabu (21/4/2021) pukul 14.00 WIB, fakta tentang penuaan dini pun di bahas. Untuk mengetahui apa saja informasinya, langsung saja simak poin berikut.

1. Dari hasil riset yang di lakukan ERHA dan JakPat, 76 persen perempuan Indonesia berpendapat bahwa penuaan dini adalah masalah yang serius

Dalam survei yang di lakukan oleh JakPat untuk ERHA Age Corrector, di temukan data bahwa sebanyak 76 persen perempuan Indonesia menganggap timbulnya penuaan dini sebagai masalah kulit yang serius dan harus segera di atasi. Survei ini di lakukan pada April 2021 terhadap 100 orang lebih responden.

Muhamad Irfan Agia, S.Psi., M.Sc, Consumer Psychologist yang mewakili JakPat mengatakan, “Mayoritas merasa masalah ini sangat penting. Mereka pun mencari skincare khusus yang punya manfaat antiaging.” Adapun kandungan antiaging yang banyak di cari adalah Vitamin A, Vitamin C, dan antioksidan.

2. Ada dua faktor penyebab penuaan dini, yaitu faktor internal dan faktor eksternal

Yulia pun menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara kulit muda dan tua. Ada tiga komponen penting di lapisan kulit, salah satunya adalah kolagen yang berfungsi sebagai fondasi kulit. Kemudian, ada elastin yang menentukan elastisitas kulit serta hyaluronic acid (HA) yang bermanfaat untuk menjaga hidrasi kulit.

“Ketika kita menua, ketiga komponen ini juga menurun jumlahnya. Misalnya, kolagen yang sejak kita umur 20 tahunan, mulai berkurang 1 persen setiap tahunnya,” tambahnya.

3. Efek penuaan bisa terjadi dengan tingkatan level yang berbeda bagi setiap manusia

Selain tampilan kulit, masalah penuaan dini rupanya juga memengaruhi permasalahan lain. Hal ini tertulis dalam survei JakPat bahwa 60 persen responden perempuan merasa kurang percaya diri akibat gejala penuaan dini yang di alaminya. Kepercayaan diri yang menurun juga ikut berdampak pada kehidupan sosial mereka.

Irfan mengatakan, “Secara psikologis, ketika mereka mengalami gejala-gejala ini, mereka merasa gak nyaman. Ada kekhawatiran bahwa penuaan ini lama kelamaan makin memburuk.”

4. Tanda-tanda penuaan dini yang harus kamu ketahui

Tanda-tanda penuaan dini itu sendiri memiliki beberapa gejala. Lebih lengkapnya, Yulia menjelaskan pada presentasinya.Yang pertama adalah munculnya garis halus di usia 20-an serta kerutan di usia 30-an.

Selain itu, kulit juga menjadi lebih kusam dan muncul flek atau bintik hitam. Elastisitas kulit pun berkurang dan bisa membuat bentuk wajah menjadi mulai berubah. Ada juga yang merasakan pori-pori kulit mereka membesar dan wajah jadi tampak lebih berminyak.

5. ERHA Age Corrector adalah rangkaian skincare antiaging yang di formulasikan untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini

“Kenapa kita butuh produk antiaging? Untuk memperlambat proses penuaan pada kulit,” tutur Yulia.

Acara webinar ini juga sekaligus menjadi ajang peluncuran ERHA Age Corrector yang merupakan rangkaian skincare antiaging. Dalam uji klinis, rangkaian skincare ini di klaim mampu menjaga dan merawat kulit dari tanda-tanda penuaan dini.

Produknya terdiri dari essence, serum, day cream, night cream, dan eye cream. Selain itu, ada juga koleksi Booster Series yang terdiri dari Skin Renew, Nightcharge, Moisture Control, Active Defense dan Active Glow.

Produk-produk ini sudah bisa kamu dapatkan melalui situs resmi ERHA atau toko resmi mereka di berbagai e-commerce. Semoga informasi ini bisa membantu kamu yang sedang cari solusi masalah penuaan kulit, ya!

Comments are closed.