Tips Liburan Jakarta-Bali ala Ernest Prakasa di Tengah Pandemik

Tips Liburan Jakarta-Bali ala Ernest Prakasa di Tengah Pandemik

Tips Liburan Jakarta-Bali ala Ernest Prakasa di Tengah Pandemik

Tips Liburan Jakarta-Bali ala Ernest Prakasa di Tengah Pandemik – Menjelang liburan akhir tahun, sebagian orang mulai merencanakan liburannya. Meski pandemik virus corona belum berakhir, pilihan berlibur rasanya tak bisa dibendung lagi.

Baru-baru ini, Sutradara Agen Sbobet88 Indonesia sekaligus Penulis , Ernest Prakasa, berbagi tips perjalanan yang aman dan nyaman di tengah pandemik.

Ernest pun membagikan tips liburan dengan cara road trip bersama istri dan anaknya. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Perhatikan jadwal keberangkatan 

Perhatikan jadwal keberangkatan, karena akhir tahun menjadi waktu yang paling banyak digunakan orang-orang untuk liburan. Jika berangkat di atas tanggal 15 Desember atau pertengahan Desember, maka kemungkinan tempat wisata dipastikan akan ramai wisatawan.

Bahkan, banyak hotel yang sudah full booking sejak akhir November. Rencanakan tanggal keberangkatan, karena akan banyak orang yang melakukan road trip juga.

Pasalnya, sebagian orang masih takut atau khawatir tertular virus jika naik pesawat atau kereta api. Jadi gak sedikit yang kemungkinan berpikir untuk naik mobil supaya lebih nyaman dan aman.

2. Berangkat lebih awal saat pagi hari 

Cara Ernest untuk membuat road trip terasa lebih ringan adalah membagi perjalanan menjadi tiga etape. Sebaiknya berangkat sejak fajar menjelang, supaya bisa memulai perjalanan saat kondisi jalan masih kosong. Jika berangkat siang hari, biasanya kondisi jalan sudah ramai, bahkan padat.

Ernest menempuh perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dengan rencana menginap dua kali. Ini adalah etape paling ringan, karena dari tol ke tol. Jika ingin menyetir agak santai, sebaiknya berhenti di Surabaya, karena banyak pilihan kuliner dan penginapan.

Jangan berhenti makan di rest area untuk menghindari kerumunan. Sebaiknya makan di mobil, cukup berhenti saat mengisi bensin atau ingin ke toilet. Etape pertama ini ditempuh selama kurang lebih sembilan jam.

3. Pergi bersama orang yang pandai menyetir 

Setelah sampai di Surabaya, Ernest melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, gak masuk tol, jadi harus melewati jalanan kota.

Jika tak pandai menyalip, sebaiknya bawa orang yang pandai menyetir mobil. Sebab, kamu akan bertemu dengan bis atau truk yang membuat perjalanan jadi lebih lama.

Usahakan untuk menyalip kendaraan besar supaya perjalanan lebih cepat, jika memungkinkan. Selain itu, bergantian menyetir supaya tenaga tak terkuras habis. Perjalanan ini ditempuh sekitar lima jam dan rutenya cukup melelahkan, karena lewat jalanan biasa.

4. Siapkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan 

Sesampainya di Banyuwangi, sebaiknya gunakan waktu selama dua malam untuk menginap, supaya memiliki tenaga kembali untuk melanjutkan perjalanan. Keesokan harinya melanjutkan perjalanan dari Banyuwangi ke Bali bersama kapal.

Sebaiknya pesan tiket kapal melalui aplikasi supaya bisa lebih mudah dan bisa langsung masuk ke Pelabuhan. Masih dengan mobil pribadi, perjalanan dengan kapal memakan waktu kurang dari satu jam.

Setelah sampai di Gilimanuk, melanjutkan perjalanan lagi sekitar empat jam untuk ke arah Selatan, seperti Kuta atau Nusa Dua. Kamu akan melewati jalanan berkelok dan sulit untuk menyalip.

Ini adalah etape yang cukup berat karena perlu melewati rute yang cukup menantang. Jadi, total perjalanan memakan waktu kurang lebih selama 19 jam untuk tiga etape.

5. Perhitungkan kemampuan menyetir kamu 

Perhitungkan kemampuan dan kekuatan menyetirmu. Seperti cara sebelumnya, yakni dibagi menjadi beberapa etape. Namun, jangan dibagi terlalu banyak atau terlalu sedikit. Pastikan kamu memiliki waktu tempuh yang ideal sesuai kemampuan.

6. Siapkan mental dan perlengkapan anak-anak 

Jika membawa anak-anak, sebaiknya persiapkan kondisi mereka. Siapkan mental mereka dengan cara dibicarakan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.

Berikan pengertian bahwa perjalanan akan memakan waktu yang lama. Sehingga mereka gak akan berharap akan cepat sampai.

Pikirkan pula aktivitas anak-anak di dalam mobil. Sebaiknya beri kelonggaran saat menggunakan gadget supaya mereka bisa tenang. Bawa bantal-bantal tidur yang nyaman dan camilan yang cukup.

Comments are closed.